May
22
2009

eh apa yg terjadi dengan zangrandi? kok rata dg tanah, cuman tersisa papan nama saja? semoga sejarah tempat jajan es grim sejak 1930 itu nggak berakhir di tahun 2009. setelah beberapa tahun lalu surabaya kehilangan cafe venezia di pojokan jaksa agung suprapto – ambengan, semoga zangrandi nggak katut buyar pisan.

mungkin cuman proyek renovasi buat bikin kedai baru yg lebih madju.
update: 31 mei 2009 aku lewat situ lagi, ternyata zangrandi sudah jualan lagi
Apr
15
2009
mendadak nyebrang ke madura beberapa waktu lalu bersama zam dan mas iman. duluuu… pernah ke madura juga, tapi cuman mampir nengok bangkalan sebentar aja. nah kunjungan kemaren sempat menjelajah sampek ujung timur, sumenep. dan nemu beberapa fakta menarik, beberapa diantaranya:
banyak sekali nemu makam & lapangan voli di sepanjang jalur pesisir madura (jalur utara dan selatan). kenapa voli? kok bukan lapangan sepak bola? nggak tau. btw jalur pantai utara madura sebenernya menarik buat dipake kebut2an, sayang ada sejumlah checkpoint penduduk lokal bikin chicane buat minta sumbangan.
fakta lain adalah nggak ada bioskop. orang madura lebih suka nonton vcd/dvd sendiri di rumah? dan kalo secara arsitektur, bangunan2 tua di madura ternyata mirip dg bangunan di solo. soal ini zam lebih paham. tapi fakta/kejutan yg paling asik adalah soal kuliner:
bahwa nasi di madura itu tersaji agak kering, nggak punel seperti nasinya hokben, itu orang sudah pada tau. tapi kalo bicara rawon di madura, ha!

sama sekali nggak kebayang ngincipi rawon kayak gini waktu kita mampir di warung pinggir jalan. buat orang surabaya, rawon yg normal itu tampil gelap gurih dg unsur keluwek di dalamnya. di madura, rawon adalah usus, paru, dan daging sapi yg tergoreng well done, ditambah kuah bening di mangkuk terpisah. plus, yg jadi ciri madura adalah kondimen sejumput serundeng di pojok piring.
mengejutkan buat kamu2 yg peduli kolesterol. tapi karena terlanjur order dan tersaji di meja, yo sikat ae lah… *memperkaya pengalaman*
Dec
25
2008

pulau dewata bukan cuman pantai kuta. sebenernya banyak situs eksotis di bali yg nggak terlalu sesak dipadati turis. pura luhur uluwatu salah satunya.
review saya tentang pura luhur yg eksotis ini disini:
http://mimimama.blogspot.com/2007/11/pura-luhur-uluwatu.html
Dec
25
2008

The Great Mosque of Sunan Ampel
With ancient javanese architectural style, it uses three leveled roof, unlike the one in middle east and eastern europe, it doesn’t have any dome. Supported by 16 pillars of teak wood, 17m in length and 60cm in diameter. The amazing thing about these wooden pillars is that they stand ‘without any brace’, causing unsolved mystery up until today: How to transport those gigantic logs to Ampel when all transportation and construction means were still unsophisticated at that time?
More about Ampel Denta here:
http://mimimama.blogspot.com/2007/12/brief-history-of-ampel-denta.html